Sabtu,  14  Desember  2019 |  WIB Selamat Datang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Pekanbaru, Jl.Teratai No.85 Sukajadi, Pekanbaru Telp. 0761-22573 e-mail : admin@pn-pekanbaru.go.id - LAYANAN PRIMA, PUTUSAN BERKUALITAS.
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Pengadilan Negeri Pekanbaru
Jl. Teratai No. 85 Sukajadi, Pekanbaru-Riau, Indonesia


SOSIALISASI ELITIGASI UNTUK PARA HAKIM PENGADILAN NEGERI PEKANBARU







Rabu, 27-11-2019 | 08:58:15 WIB




Pekanbaru-admin. Bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Pekanbaru pada hari Jum’at, tanggal 22 November 2019 dilaksanakan acara Sosialisasi implementasi eLitigasi atau Sidang Elektronik khusus untuk Para Hakim. Sosialisasi ini dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru Bapak Saut Maruli Tua Pasaribu, SH.MH dan didampingi oleh tim TI PN.Pekanbaru serta diikuti oleh para Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru. 

Bapak Saut Pasaribu menyampaikan tentang tata cara pelaksanaan e-litigasi :

Pada persidangan pertama Majelis Hakim akan menawarkan kepada tergugat untuk beracara secara elektronik. jika pihak Tergugat lebih dari 1, maka untuk dapat beracara secara elektronik, semua pihak Tergugat harus setuju. Jika pihak Tergugat setuju beracara secara elektronik, maka diwajibkan untuk menandatangani form persetujuan para pihak beracara secara elektronik. Ditandatangani oleh pihak Penggugat dan Tergugat di depan Panitera Pengganti. proses selanjutnya adalah panggilan sidang. Jurusita/jurusita pengganti melakukan panggilan sidang secara elektronik melalui aplikasi e – court melalui surat elektronik para pihak. Mejelis Hakim selanjutnya meneliti dokumen elektronik yang telah disampaikan melalui aplikasi ecourt. Dalam proses persidangan lanjutan Majelis Hakim harus menetapkan jadwal persidangan elektronik, kemudian jadwal sidang tersebut disampaikan kepada para pihak melalui aplikasi ecourt dan dalam hal ini tergugat harus mengajukan jawaban secara elektronik pada hari sidang yang telah ditetapkan. Terhadap Penggugat yang tidak mengirimkan replik/kesimpulan, Tergugat tidak mengirimkan jawaban/ duplik/ kesimpulan secara elektronik tanpa alasan yang sah, maka dianggap tidak menggunakan haknya. Kecuali dengan alasan yang sah, maka sidang ditunda satu kali, setelah Majelis Hakim menerima dokumen dari para pihak maka Majelis Hakim akan melakukan verifikasi dan kemudian diteruskan kepada para pihak melalui aplikasi ecourt. Dokumen yang dikirimkan harus menggunakan format pdf dan rtf/doc. Dalam hal Pembuktian, tidak dapat dilakukan secara elektronik. Maka pembuktian harus dilakukan langsung di persidangan dan dokumen asli bukti surat tersebut diperlihatkan di muka sidang. dokumen bukti – bukti surat yang bermaterai tersebut harus di unggah ke dalam aplikasi ecourt. Pada agenda putusan secara elektronik (elitigasi) mengacu pada perma 1 tahun 2019, bahwa putusan dianggap dibacakan ketika Hakim telah mengirimkan salinan putusan pada SIPP dan auto sinkron ke aplikasi ecourt yang dapat diakses oleh kedua belah pihak yang berperkara. (perma No. 1 tahun 2019 pasal 26).

Sosialisasi e-litigasi untuk para Hakim dilakukan agar Hakim benar-benar memahami dan dapat melaksanakan persidangan secara eLitigasi.

 

INFORMASI CEPAT